Recent post:

Kursus Privat Web Design

Web Design

:: WEB PROGRAMMING ::

Kursus Privat Web Design

Kursus Privat Web Desain adalah salah satu jenis kursus privat yang tergolong banyak peminatnya. Hal ini dapat dipahami karena kebutuhan masyarakat akan desainer dan programmer website telah tumbuh cukup baik. Berbeda kondisinya dengan 10 tahun lalu, di mana pengguna internet hanya terbatas di kota-kota besar saja, dan jenis website yang biasa dibuat pun terbatas pada website korporasi atau pemerintahan.

Website pada jaman sekarang sudah sangat "merakyat", sehingga tidaklah mengherankan apabila banyak pemilik toko yang berlomba-lomba untuk memiliki website, atau hanya sekedar "numpang" menjual barang dagangannya pada website-website lain yang menyediakan sarana untuk jual beli.

Website media sosial pun telah berkembang sedemikian rupa, sehingga tidak lagi sekedar sebagai sarana untuk berkomunikasi dan "update status", melainkan juga dijadikan sebagai sarana untuk memperkenalkan produk di lingkar sosial penggunanya.

Kursus Privat Web Desain banyak juga yang dijadikan sebagai batu loncatan bagi para pembelajar untuk mengenal "dunia web programming". Dari yang tadinya hanya sekedar ingin tahu tentang HTML, kemudian memperdalamnya secara privat sehingga dapat menguasai CSS, PHP, MySQL, bahkan lebih jauh lagi, bisa mengenal dan mempelajari Javascript, jQuery, SEO, dan Internet Marketing. Semua bisa didapatkan dengan hanya mengambil Kursus Privat Web Desain.

Dilihat dari tujuannya, para pembelajar Kursus Privat Web Desain sangatlah beragam, banyak dari mereka yang berasal dari para pemilik usaha yang ingin mengenal website dan mengembangkan usahanya dengan berbasis website. Tidak sedikit pula mereka yang telah mengenal seluk beluk dunia internet marketing, atau telah mempelajarinya, baik secara online maupun secara privat tentang internet marketing, akan tetapi kehabisan stamina ketika harus berhadapan dengan web programming yang sama sekali berbeda dari dunia bisnis yang digelutinya. Kursus Privat Web Desain dalam hal ini hadir untuk memenuhi kebutuhan tersebut, mengingat kebanyakan dari mereka tidak memiliki cukup waktu untuk dapat hadir di kelas-kelas formal.

Kadang-kadang ada pula peserta Kursus Privat Web Desain yang datang dari luar kota, atau bahkan para expatriat yang tengah berada di Jakarta. Fleksibilitas kursus privat memang sangat dibutuhkan bagi orang-orang seperti ini. Tidak saja waktu yang harus dapat disesuaikan dengan jadwal mereka yang sangat padat, namun juga kemampuan untuk bisa berkomunikasi dengan berbagai latar belakang pembelajar yang berbeda-beda.

Kursus Privat Web Desain memang lebih mahal dari kursus reguler, akan tetapi para pembelajar akan mendapatkan keuntungan yang berlipat ganda dibanding dengan kursus secara reguler, selain waktu yang fleksibel, pembelajar juga bisa mendapatkan ilmu dan wawasan yang jauh lebih luas karena memiliki waktu yang lebih santai dan dapat memanfaatkan waktu yang tersisa untuk menggali ilmu dan wawasan di samping materi yang dipelajari. Anda dapat berdiskusi dengan pengajar tentang berbagai hal di seputar materi yang dipelajari. ■

Tag: Kursus Privat Web Desain, Kursus Privat, Web Programming

Web Design

Web Design atau perancangan web adalah istilah yang biasanya dipergunakan untuk menggambarkan proses pembuatan website, bahkan lebih dari itu perancangan web bisa meliputi proses pemeliharaan web yang telah dirancang. Proses tersebut mencakup banyak hal dan membutuhkan berbagai keterampilan dan disiplin ilmu yang berbeda-beda, di antaranya adalah perancangan web secara grafis yang biasanya dilakukan oleh Desainer Grafis meliputi: perancangan antarmuka grafis, perancangan elemen-elemen grafis, perancangan halaman-halaman yang dibutuhkan, struktur menu, pembuatan kode HTML dan CSS, User Experience Design, dan Search Engine Optimization. Dengan demikian, Web design biasanya dilakukan oleh Desainer Grafis yang dalam hal ini harus mengerti dan memahami proses berikutnya yang akan dilakukan oleh Web Programmer.

Web Design seringkali dilakukan oleh sebuah teamwork yang bekerja untuk menyelesaikan semua aspek yang dibutuhkan pada seluruh proses pembuatan dan pemeliharaan web. Akan tetapi, kadang-kadang seorang web desainer dapat mengerjakan seluruh aspek tersebut seorang diri.

Istilah Web Design sebenarnya lebih tepat jika dipergunakan untuk menggambarkan proses perancangan web yang berhubungan dengan antarmuka untuk pengguna (front-end atau client-side), sehingga seorang web designer dituntut untuk memiliki kepedulian terhadap kegunaan (usablity) dan keterlibatan mereka pada proses menghubungkan satu halaman dengan halaman lain termasuk di dalamnya pembuatan tombol. Selain itu, juga dituntut untuk memahami aturan-aturan web accessibility untuk menghasilkan website yang dapat digunakan oleh semua orang termasuk orang dengan cacat penglihatan dan pendengaran.

Web Design dilihat dari keseluruhan proses, web design merupakan bagian atau bersinggungan dengan proses yang lebih besar, yakni web development - yang merupakan bagian dari lingkup yang lebih besar lagi yakni rekayasa web.

Teknologi yang digunakan

Dalam proses perancangan web, seorang Web Desainer biasanya menggunakan berbagai alat bantu sesuai dengan keterlibatannya dalam proses produksi yang sedang dijalani. Alat-alat bantu ini tentu berkembang dari waktu ke waktu disesuaikan dengan standar dan software yang lebih baru. Web desainer menggunakan software berbasis vektor dan bitmap untuk menghasilkan rancangan gambar dan desain web. Software-software tersebut dapat menghasilkan gambar-gambar yang dipergunakan pada website. Dengan menggunakan teknologi CSS, web desainer juga dapat membuat kode untuk membangkitkan elemen-elemen web tersebut. Setelah prototype selesai dibuat, web desainer dapat menggunakan teknologi SEO (Search Engine Optimization) untuk memeriksa peringkat pada mesin pencari sekaligus untuk mendapatkan saran perbaikan peringkat tersebut. Teknologi lain yang dapat digunakan adalah validator dan berbagai perangkat lunak untuk menguji usability dan accessibility, sehingga website dapat memenuhi ketentuan web accessibility.

Pemahaman Pengguna dan Perancangan Interaktivitas

Pemahaman pengguna terhadap konten website tergantung pada pemahaman pengguna terhadap bagaimana sebuah website bekerja. Pemahaman pengguna akan sangat berhubungan dengan tata letak, kejelasan perintah, dan penulisan label pada website. Seberapa baik seorang pengguna memahami bagaimana mereka dapat berinteraksi dengan website tentu tergantung pada perancangan interaktivitas pada website. Jika seorang pengguna memiliki persepsi yang baik terhadap website yang sedang digunakannya, maka mereka akan menyukai untuk melanjutkannya. Pengguna yang terampil dan berpengalaman akan dapat merasakan bahwa sebuah website adalah unik, kurang intuitif, atau kurang user-friendly. Berbeda dengan pengguna yang kurang berpengalaman tidak akan terlalu memperhatikan kelebihan dan kegunaan antarmuka website yang kurang intuitif. Hal ini akan berpengaruh terhadap kecenderungan pengalaman pengguna yang lebih umum, di mana pengalaman dan kemudahan akses pada website akan dapat mewadahi sebanyak mungkin pengguna tanpa memperhitungkan keterampilan pengguna.■

Tag: Web Design, perancangan web, Desainer Grafis, HTML, CSS, User Experience Design, Search Engine Optimization, SEO