Recent post:

Animasi 3D

Kursus Privat 3dsmax

Pemodelan 3 Dimensi (3D Modeling)

Mengatur Interface Flash

Kursus Privat Web Design

Web Design

AGP (Accelerated Graphics Port)

ActiveMovie

ACPI (Advanced Configuration Power Interface)

:: ARTIKEL ::

Pemodelan 3 Dimensi (3D Modeling)

Pemodelan

Pemodelan 3 Dimensi

Pemodelan 3D atau Pemodelan 3 Dimensi adalah prosedur pengembangan model 3 Dimensi menggunakan perangkat lunak khusus. Prosedur ini dilakukan sebagai proses untuk menciptakan sebuah model yang mewakili objek sebenarnya secara tiga dimensi. Objek yang dibuatkan modelnya bisa berupa objek hidup ataupun benda mati. Sebuah model tiga dimensi dibuat dengan menggunakan sejumlah titik dalam ruang 3D, yang dihubungkan dengan berbagai data geometris seperti garis, bidang datar, dan permukaan melengkung yang menghasilkan bentuk 3 Dimensi utuh menyerupai objek yang dijadikan model.

Model 3 Dimensi dibuat dengan menggunakan empat metode populer:

Primitives modeling (pemodelan primitif). Metode yang paling sederhana untuk pemodelan tiga dimensi adalah dengan menggunakan objek primitif. Metode ini menggunakan objek geometris primitif seperti silinder, kerucut, kubus dan bola. Model yang kompleks diciptakan dengan cara menggabungkan berbagai objek primitif tadi sehingga menghasilkan bentuk yang rumit sesuai dengan yang diinginkan. Pendekatan ini menjamin konstruksi mudah dibuat karena bentuk-bentuk dasarnya secara matematis dapat didefinisikan dengan cepat dan akurat. Pemodelan primitif digunakan terutama dalam mengembangkan model 3Dimensi pada aplikasi teknis, misalnya dalam pemodelan arsitektur, desain interior, mesin, konstruksi bangunan, dan sebagainya.

Polygonal modeling (pemodelan poligonal). Banyak model 3 Dimensi yang dibuat dengan menggunakan metode poligonal model bertekstur. Pemodelan poligonal adalah metode untuk menciptakan model 3D dengan menghubungkan segmen garis melalui titik-titik dalam ruang 3D. Titik-titik dalam ruang juga dikenal sebagai vertex/vertices (simpul). Model poligonal sangat fleksibel dan dapat ditampilkan oleh komputer dengan sangat cepat. Kekurangannya polygonal modeling adalah tidak dapat membuat permukaan melengkung secara akurat sesuai dengan ukuran geometris yang tepat. Permukaan melengkung biasanya dibentuk melalui metode penghalusan (smoothing) yang dibentuk dari satu garis ke garis lainnya, atau dari satu poligon ke poligon lainnya. Oleh karena itu, polygonal modeling biasa dipergunakan untuk membuat model-model 3 Dimensi objek non geometris, seperti pada pemodelan karakter atau character modeling, kartun, mahluk hidup, dan lain-lain.

NURBS adalah singkatan dari Non-Uniform Rational B-Spline), salah satu metode pemodelan yang menggunakan garis melengkung halus sebagai dasar dari pembentukan objek 3 dimensi. NURBS modeling dapat ditemukan dalam perangkat lunak populer seperti Maya, 3DS MAX. Pengembang dapat membuat permukaan-halus pada model 3D dengan menggunakan teknik pemodelan ini. Tidak seperti teknik pemodelan poligonal yang dapat menghasilkan permukaan melengkung melalui perkiraan menggunakan poligon banyak, pemodelan NURBS benar-benar menciptakan permukaan melengkung halus melalui garis lengkung (Spline) secara akurat. Oleh karena itu, NURBS modeling biasa dipergunakan untuk pembuatan model-model 3 Dimensi objek-objek geometris dengan tingkat keakuratan tinggi, misalnya pada pemodelan pesawat, mobil, dan lain-lain.

Patch modeling Metode ini serupa dengan prosedur pemodelan NURBS. Model 3 Dimensi dibuat dengan menggunakan garis-garis lengkung untuk mengidentifikasi permukaan yang terlihat. Pada Patch modeling, objek 3 Dimensi akan tersusun atas permukaan-permukaan berbentuk segitiga atau segiempat yang saling berhubungan.

Pemodelan 3D dapat dengan mudah dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak khusus seperti Maya, dan 3DS Max. Ada juga beberapa bahasa deskripsi seperti POV-Ray yang digunakan untuk pemodelan. Sebagian besar perangkat lunak pemodelan tiga dimensi tersedia dalam harga yang sangat tinggi, namun program open source tersedia secara gratis dengan kemampuan pemodelan yang setara. Kebanyakan perangkat lunak menggunakan metode pemodelan poligonal dan NURBS untuk menciptakan model. Namun masih banyak objek lain yang diciptakan dengan menggunakan cara yang berbeda, contohnya seperti hujan, air mancur, awan, asap, pasir yang tertiup, dan sejenisnya, program menggunakan sistem partikel untuk membuat proses pemodelan tadi menjadi mudah untuk disimulasikan. Demikian halnya dengan gaya-gaya yang bekerja pada objek seperti gaya gravitasi, angin, tumbukan antar objek, dan sejenisnya dapat disimulasikan dengan menggunakan Reactor atau sistem Dynamics berdasarkan pada hukum-hukum fisika. Selain itu, masih banyak sistem lain yang dibuat untuk pemodelan yang berbeda, misalnya cloth untuk pemodelan kain, ada lagi Fur hair untuk rambut, dan sebagainya.

Dewasa ini, pemodelan 3D digunakan dalam berbagai macam kegiatan. Industri video game menggunakan berbagai metode pemodelan tiga dimensi untuk menciptakan model karakter realistis. Di bidang medis, berbagai model 3D organ tubuh manusia secara rinci dapat diciptakan dengan menggunakan perangkat lunak maju. Komunitas teknik menggunakan model 3D dengan menggunakan perangkat lunak desain dibantu komputer (CAD) untuk menciptakan model tiga dimensi perangkat baru, bangunan, kendaraan dan struktur. ■

Tag: Pemodelan 3D, Pemodelan 3 Dimensi, 3dsmax, maya, character modeling, primitives modeling, polygonal modeling, patch modeling, NURBS

[ dibaca: 46 kali ]